Bertugas di Indonesia, Kemenag Beri Orientasi Budaya Mab’uts Al Azhar Mesir

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama memberikan orientasi dan pengenalan budaya Indoensia kepada pada tenaga pengajar (mab’uts) asal Universitas Al Azhar Kairo, Mesir yang akan mengajar di Indonesia. Orientasi dilakukan untuk memberikan pengenalan awal kepada mereka tentang budaya masyarakat Indonesia.

Program pengiriman mab’uts Al Azhar Mesir ke berbagai daerah di Indonesia sudah berjalan cukup lama, sejak 2000 sampai sekarang. Hal ini menjadi bagian dari upaya Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam melalui penguatan kerja sama pendidikan dengan Universitas Al Azhar Mesir. Kegiatan ini berupa pengiriman mab’uts (tenaga pengajar) ke lembaga-lembaga pendidikan Islam, baik perguruan tinggi, madrasah maupun pesantren di Indonesia.

“Untuk 2024, Al Azhar mengirim 11 mab’uts untuk masa tugas 2024 sampai 2027. Pada 2023, Al Azhar telah mengirim 36 tenaga pengajar yang masa tugasnya akan habis pada tahun ini,” kata Sesditjen Pendidikan Islam, Rohmat Mulyana saat membuka orientasi, Kamis (4/7/2024) pekan lalu.

Rohmat Mulyana berharap kegiatan penugasan mabuts ini mampu memperkuat dan mengembangkam kerja sama yang lebih baik antara lembaga pendidikan Islam di Indonesia dan Al Azhar Mesir. “Kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat untuk lembaga pendidikan Islam, terutama untuk pengembangan bahasa Arab dan ilmu-ilmu keislaman di madrasah, pesantren maupun perguruan tinggi,” tegas Rohmat Mulyana.

Selain pengenalan budaya Indonesia, orientasi ini dioptimalkan untuk pengenalan profil lembaga pendidikan Islam di Indonesia kepada para mab’uts. Hal ini dinilai penting sebagai bekal mereka sebelum diterjunkan untuk melaksanakan tugas mengajar di beberapa lembaga pendidikan binaan Kementerian Agama.

Orientasi budaya dan Lembaga Pendidikan ini berlangsung tiga, 4 – 6 Juli 2024 di Jakarta Pusat. Selain Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, hadir sebagai narasumber, Koodinator bidang Kerja sama Luar Negeri Biro Hukum dan Kerja sama Luar Negeri, Khoirul Huda Basyir. Hadir juga perwakilan Kedutaan Besar Mesir, Mr. Osama serta para pimpinan lembaga pendidikan Islam pengguna program mab’uts Al Azhar.

Agenda orientasi ini meliputi gambaran program kerja sama Kementerian Agama dan Al Azhar, termasuk diantaranya program pengiriman mab’uts Al Azhar Mesir. Dijelaskan juga hak dan kewajiban mab’uts selama bertugas di Indonesia.

Selain itu, seluruh Mab’uts juga mendapat orientasi pengenalan lapangan dengan berkunjung ke kantor pusat Kementerian Agama RI Jakarta dan kantor Kedutaan Besar Mesir. Selanjutnya, pada mab’uts mendapat materi orientasi budaya Indonesia serta pembahasan teknis pelaksanaan tugas. Usia orientasi, mereka di antar menuju ke lokasi lembaga tempat tugas masing-masing. (tim pubilikasi HKLN)

Widyawan Sigitmanto
Widyawan Sigitmanto Admin Simkah Web Id sejak dibuat sampai sekarang ;)
Sawer Admin via : Saweria