Arafah di Hati Musrifah, Alhamdulillah Tiada Henti

Makkah (Kemenag) --- Musrifah (83) duduk di bawah pohon Soekarno di depan tenda maktab 94 saat selesai ibadah di Arafah, Sabtu (15/6/2024). Ia dengan sabar menanti jadwal masuk bus untuk melakukan murur.

Musrifah berhaji sendirian, hanya ditemani tongkatnya. Sang cucu, yang mengantarnya ke mana-mana, tak bisa menemaninya ke Tanah Suci.

"Belum waktunya berangkat, padahal cucu saya juga sudah daftar," ujar nenek 25 cucu asal Susukan, Semarang ini.

Musrifah tak terlalu paham bahasa Indonesia. Saat itu dia ngobrol bersama petugas dengan bahasa Jawa. Ketika ditanya, yang ia jawab hanya Alhamdulillah berulang-ulang dengan senyum khas. Begitu juga saat ditawari kurma, ia mengambil 3 butir, sambil berucap Alhamdulillah dengan wajah gembira.

Padahal, hidup cukup berat bagi Musrifah. Sang suami sudah meninggal. Lima dari 10 anaknya juga sudah meninggal. Sebagian meninggal saat masih bayi.

Musrifah tak mengeluh, meski harus menunggu sendirian di bawah Pohon Soekarno, senyumnya terus mengembang sambil terus mengucap lafaz Alhamdulillah. Dia bersyukur, Allah mengundangnya menjadi tamu setelah 12 tahun menunggu. "Alhamdulillah, Alhamdulillah," bisiknya pelan.

"Saya daftar sendirian, Alhamdulillah Allah beri umur panjang, jadi masih bisa berhaji" kata Musrifah yang mengaku berprofesi petani ini.

Menurut Musrifah sudah lama sekali keinginannya berhaji. Dia mengaku begitu bahagia saat diberitahu petugas bahwa sudah berada di Arafah. "Ini kita berada di Arafah, Mbah." "Alhamdulillah, sudah haji ya," balasnya dengan senyum lebar.

Ia menambahkan, orangtuanya mengajarkan untuk selalu bersyukur dan mengucap Alhamdulillah atas segala apapun yang diberikan Allah, meskipun itu berupa cobaan. "Banyak cobaan, tapi akhirnya Allah izinkan saya bisa sampai sini, tempat yang diimpikan semua orang, Alhamdulillah," lirihnya dengan mata berkaca-kaca.

Perlahan dia mulai bergeser masuk dan duduk kembali di dalam tenda, kemudian mengeluarkan buku kecil yang sudah tampak lusuh. Pelan terdengar lantunan surah yasin yang mulai dibacanya. Tubuh rentanya tak menyurutkan Masrifah beribadah dan berucap syukur.

Widyawan Sigitmanto
Widyawan Sigitmanto Admin Simkah Web Id sejak dibuat sampai sekarang ;)
Sawer Admin via : Saweria