Dies Natalis ke-4, UHN Serahkan Sugriwa Award untuk Sembilan Tokoh Hindu

Bangli (Kemenag) ----- Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN-IGB) Sugriwa, Denpasar merayakan Dies Natalis yang ke-4. Momentum ini dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada para tokoh Pendidikan, Adat Budaya, tradisi, dan tokoh Agama Hindu dalam rupa Sugriwa Award.

“Pada Dies Natalis UHN yang ke-4 ini, kampus memberikan Sugriwa Award kepada 9 tokoh umat Hindu. Mereka sudah banyak berkontribusi dalam kehidupan Umat Hindu pada bidang pendidikan, tradisi, adat, budaya, dan agama,” kata Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana, di Bangli, Sabtu (25/5/2024).

“Tidak terasa, empat tahun UHN menyandang status universitas. Hari ini kita melaksanakan perayaan Dies Natalis nya, dan sudah tiga tahun berlalu kampus ini dicanangkan sebagai World Class University (WCU) oleh Bapak Menteri Agama Republik Indonesia,” sambung I Gusti Ngurah Sudiana.

I Gusti Ngurah Sidiana menyampaikan bahwa WCU merupakan sebuah pengakuan, rekognisi internasional kepada sebuah universitas yang telah berhasil melakukan penguatan pada kualitas penelitian, kualitas pengajaran, citra internasional, serta kualitas lulusan yang memiliki daya saing tinggi.

“Seluruh komponen itu harus dapat dicapai mulai dari pencanangan WCU hingga mencapai 7 (tujuh) indikator yang sudah kita rumuskan bersama, yaitu (1) Tata Kelola, (2) Tri Dharma Perguruan Tinggi, (3) Sumber Daya Manusia, (4) Sarana dan Prasarana, (5) Teknologi Informasi dan Komunikasi, (6) Pengembangan Kapasitas Institusi, dan (7) Pendanaan,” kata I Gusti Ngurah Sudiana.

Tokoh dan para undangan prosesi Dies Natalis ke-4 UHN IGB Sugriwa (foto : Humas UHN IGB Sugriwa).

Dijelaskan I Gusti Ngurah Sudiana, untuk mencapai WCU tersebut memang tidak mudah. Namun, UHN tetap dan berupaya menuju meraih WCU. WCU juga merupakan sebuah paradigma perguruan tinggi yang melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi dengan kualitas tinggi dan dapat meningkatkan sosio-ekonomi masyarakat; memiliki reputasi internasional yang menjadi dasar penilaian perguruan tinggi, yaitu: Kualitas Penelitian (The Quality of Research), Kualitas Pembelajaran (Teaching Quality), Kualitas Lulusan (Graduate Employability), dan Wawasan Internasional (International Outlook).

“Selama empat tahun ini kita secara bersama-sama, bahu-membahu melakukan berbagai terobosan. Seperti, peningkatan kualitas tata Kelola, melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Riset, kerja sama dengan mitra, pengabdian Masyarakat hingga luar negeri, dan melaksanakan KKN Nusantara dan Moderasi Beragama,” jelas I Gusti Ngurah Sudiana.

Hingga saat ini, lanjut I Gusti Ngurah Sudiana, UHN IGB Sugriwa terus meningkatkan kualitas SDM civitas akademika melalui pengikutsertaan tenaga pendidik dan kependidikan di berbagai pelatihan kompetensi. Jumlah tenaga pendidik yang menyandang gelar guru besar serta berkualifikasi doktoral kian bertambah tiap tahunnya.

“Saat ini UHN IGB Sugriwa Denpasar telah melahirkan 20 Guru Besar di berbagai bidang keilmuan dan juga melahirkan Doktoral, serta berbagai prestasi akademik dan nonakademik,” tandas I Gusti Ngurah Sudiana.

Dies Natalis ke-4 UHN IGB Sugriwa ini dihadiri oleh Pejabat Gubernur Bali, para pejabat pemerintahan Bangli dan sekitarnya, Ditjen Bimas Hindu, dan perwakilan mitra dari Luar Negeri.

Berikut ini nama-nama penerima Sugriwa Award :

  1. Ida Pedanda Gede Putra Jelantik (Sulinggih) sebagai Rohaniwan dan Dharma Pepati PHDI Bangli Tahun 2007-2012.
  2. Ida Pandita Mpu Siwa Budha Dhaksa Darmita (Sulinggih) kontribusinya dalam pembinaan umat Hindu.
  3. I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. (Bupati Badung) kontribusinya sebagai Dewan Penyantun.
  4. Ir. I Ketut Kayana, MS. (Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Bangli) kontribusinya dalam tradisi, adat, dan budaya Bali.
  5. Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. (Rektor Universitas Udayana) kontribusinya dalam memberikan SDM dan bantuan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  6. Drs. I Nyoman Sukra (Ketua PHDI Bangli) kontribusinya dalam bidang agama, adat, dan budaya Bali.
  7. I Dewa Gede Sukewati, S.Pd. (Tokoh Masyarakat dan Pendidikan) kontribusinya dalam bidang pendidikan, agama, adat, dan budaya.
  8. Ida I Dewa Gede Catra (Penulis Lontar Bali Kuno) kontribusinya terhadap penyelamatan naskah klasik.
  9. Drs. I Made Taro (Pendiri Sanggar Kukuruyuk) kontribusinya terhadap penyelamatan seni dan budaya
Widyawan Sigitmanto
Widyawan Sigitmanto Admin Simkah Web Id sejak dibuat sampai sekarang ;)
Sawer Admin via : Saweria